Diskusi
Aksi
Kaderisasi
Bela Negara
Hm….apa lagi (Tapi kok)
Sepi
Pasif
Hedonis
Acuh
Gak ada duitnya
Kabuuuurrr
Kelar
urusan..mati akal
Anak
ribut mainan cina
Mama
minta pulsa
Ada
minta saham
Minta
transfer
Bahkan
minta maaf
Lalu…
Sepetak
jengkal
Yang
liar tak berijin
Kumuh
tak sehat
Tuduh
surat palsu
Tak
layak huni pungkasmu
RATAKAN…
Manusia
manusia tereliminasi hak nya
Gugat
menguggat tak ada sepah
Hilang
nyawa bagi melawan
Anak
mati diujung gang terinjak tiang baliho dan matanya menyala
Pengawal
menatap sinis dan nyinyir sadis
Menyatu
pada nafas massa
Ingatan
kami tajam
Tak
lumpuh oleh timah
Atau
bahkan gertak sambal
Dilorong-lorong
kota
Menanti
iba penguasa
Namun
yang tersisa hanya hina, angkara bersampul
Drama
juga pesona
Dibelai
angan yang penuh dusta
Pada
bangsa yang setengah mabuk
Dan Sarinah Suatu Pagi……….
Mak…pergi dulu kataku
Tugas besar menanti tanggung jawabku
Tanpa firasat ku titip satu doa untuk negeri ini
Dibalik
jurang menara pencakar langit
Aku
berteman langkah dan waktu
Hingga
ke tugu tugasku ditempatkan
Tak lama… bunyi
laras susul hantaman tikai yang tak mereda
Merobek robek perasaan bangsa yang tengah sakit
sosial,ekonomi hukum.
Manusia tak bersalah jatuh tergilas darah
Darah yang sia sia dari sebuah tragedi
Melindungi bangsa segenap tumpah darah
tertib dunia dasar damai abadi
Belum jadi kehendak besar
Ya…karna rumah kami sedang kecolongan
Jakarta Malam 2015


0 komentar:
Posting Komentar