Alarm menggeliat pada angka
lima
Gegas angkat diri tuju pancuran
bening
Setelah rinduku tak terelakan
lagi
Disela resahku malam tadi.
O….rupanya setan tak ingin
didahului
Berbisik mesra berpagut
rayu-rayu
“jangan bodohi langkahmu pagi ini”
sapanya
Aku tak gubris namun tatapku
teramat tajam
Hujam baris waktu yang berjalan
Iring niatku sudah…
Temui damai jiwa nan
Memanggih seluruh sukma dan
raga
Alkisah sapaan syukur terdalam
“Tuhanmu tiadapula benci dan
tiadapula meninggalkanmu”….
(Q.S Ad-Dhuha: 3)
Gunung Sindur, 7 mei 2014


0 komentar:
Posting Komentar